Archive

Author Archive

Trying WordPress App for Android

Ini bukanlah tulisan pertama saya menggunakan aplikasi wordpress pada smartphone android, sebelumnya saya pernah menulis dengan aplikasi wordpress di android, namun pada tulisan itu saya mengeluhkan tentang tidak dapatnya menambahkan image pada artikel.

Malam ini saya iseng lagi kemudian menginstall kembali wordpress app for android, sepertinya banyak perubahan yang ada pada aplikasi android wordpress versi 15.1 yang saya gunakan saat ini. Read more…

Mengenal Frontpage Display WordPress

WordPress kini menjadi aplikasi CMS yang sangat familiar bagi kalangan banyak orang, tidak perlu kemampuan dalam coding seseorang telah dapat membuat websitenya sendiri. Namun perlu untuk diketahui dalam website itu terdapat 2 bagian yang sangat penting yakni Front Page dan Back End. Front page adalah apa yang akan anda munculkan ke halaman website anda untuk dilihat para visitor, sementara back end adalah bagian dimana anda mengatur apa yang akan anda munculkan di front page website anda dan hal lainnya, istilah lainnya untuk halaman back end sering dikenal dengan sebutan halaman administrator.

Dalam penggunaan wordpress ada pilihan yang dapat anda munculkan di halaman terdepan website yang anda miliki atau kelola, bila saat ini wordpress semakin berkembang dengan baik, kebanyakan pemilik website untuk front page display yang digunakan adalah dengan A Single Page. Halaman ini bagaikan seperti halaman HTML biasa. Dimana konten pada halaman ini kemungkinan tidak akan banyak berubah. Adanya plugin seperti Elementor, Divi, Visual Composer menjadikan kita lebih mudah untuk mengatur tampilan fron page display website wordpress yang kita gunakan.

front page display wordpress

Menu front page display wordpress

Elementor, Divi, Visual Composer biasanya disebut dengan plugin page builder, semenjak kehadiran plugin-plugin tersebut, saat ini mengelola tampilan wordpress juga semakin mudah untuk dilakukan, tinggal membutuhkan kejelian dan ketelitian yang kita miliki agar suasan tampilan website yang kita miliki menarik, simple dan informatif. Read more…

Blogger vs Vlogger

Blogger atau Vlogger sebenarnya bukanlah 2 hal yang berbeda secara tujuannya, yang membedakannya adalah blogger dengan tulisan, sementara vlogger menyajikannya dengan video. Kemudahan akses internet cepat yang kita dapatkan saat ini, lebih membuat kebanyakan orang mengarah menjadi Vlogger.

Bukan tidak berasalan beralih atau mengambil posisi menjadi Vlogger ketimbang menjadi blogger, karena menulis memang bukan hal yang sangat mudah, tapi bukan hal yang sulit yang dilakukan. Semua tergantung niatan, namun bukan tidak mungkin saat menulis tiba-tiba pikiran blank dan tidak dapat melanjutkan tulisan, ini adalah salah satu kesulitan yang sering dialami para blogger.Lain halnya dengan vlogger tanpa keahlian berbicarapun boleh kita lakukan, karena yang kita sajikan tidak hanya suara tapi juga visualisasi dari yang akan kita sampaikan. Read more…

Error_log file penting bagi para programmer atau pemilik website

Di era kemajuan teknologi saat ini, hampir setiap orang berupaya memanfaatkan digitalisasi untuk kepentingan pribadinya, perusahaan, ataupun organisasi yang digelutinya. Bahkan web portal pun saat ini semakin menjamur. Sebagai seseorang yang bekerja dibidang layanan hosting ini, saya sering mendapati banyaknya keluhan dimana aplikasi website mereka miliki tidak berjalan, satu hal penting yang selama ini menjadi acuan saya baik sebelum bekerja di layanan hosting adalah untuk tetap memantau file dengan nama error_log.

Error_log ini merupakan file penting bagi para programmer website maupun para pemilik website, karena seperti namanya error_log ini adalah satu file yang berisi catatan-catatan error pada aplikasi website yang dijalankan, bila website atau aplikasi website anda tidak berjalan, maka dengan sendirinya aplikasi ini akan memberikan catatan pada file bernama error_log tersebut, namun sejauh ini file error_log ini sepertinya sangat jarang disentuh para programmer website atau pemilik website. Read more…

Kultwit (tweet bersambung) atau menulis ke dalam blog ?

Kultwit atau tweet bersambung akan sangat sering kita temukan pada penggunaan sosial media twitter. Adanya tweet bersambung ini tentu karena keterbatasan karakter yang dapat kita post dalam satu cuitan atau tweet. Saat ini twitter membatasi satu cuitan tersebut dengan 280 karakter, dimana sebelumnya twitter membatasinya dengan jumlah 140 karakter. Kultwit ini sebenarnya tak ubahnya seperti satu tulisan utuh namun terbagi-bagi dalam beberapa twit.

Melakukan kultwit sama juga seperti menulis ke dalam blog, apa yang ingin kita share di kultwit bisa juga kita jadikan satu tulisan utuh di dalam blog. Sejauh ini semenjak saya lebih sering menggunakan twitter maka saya lebih sering kultwit dari pada menulis di blog. Itu sebabnya blog saya ini sangat tidak terawat sekali, dan sebenarnya setiap yang saya kultwit ingin juga saya tuliskan ke dalam blog, tapi tidak tahu sebab saya malah memilih membuatkannya ke reader tweet seperti thereadapp atau chirpstory. Read more…