Home > Sulaiman Marbun > Media sosial yang telah berubah fungsi bagi pengguna internet Indonesia

Media sosial yang telah berubah fungsi bagi pengguna internet Indonesia

Media sosial pengguna internet Indonesia - sumber pic:liputan6.com

Media sosial pengguna internet Indonesia – sumber pic:liputan6.com

Apa yang sedang terjadi bagi para pengguna layanan Internet di Indonesia? Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Indonesia adalah pasar terbesar dalam segala bidang mengingat jumlah penduduk negara kita saat ini yang telah mencapai 255.461.700 jiwa khususnya dalam bidang internet. Indonesia telah menjadi pengguna lima besar pada beberapa media sosial seperti twitter dan facebook.

Hadirnya teknologi 4G di belahan nusantara meskipun belum semua dapat memanfaatkannya, namun dengan transfer data menggunakan teknologi 3G juga kecepatan internet di negara kita ini sudahlah cukup bagus,dibandingkan dengan puluhan tahun silam, akan tetapi apalah manfaat koneksi dengan 10Mbps jika kita belum mampu memanfaatkannya dengan baik.

Mungkin 80% pengguna Internet di Indonesia lebih aktif di dunia media sosial, sebagai media yang seharusnya adalah untuk saling berbagi informasi kreatif dan inovatif. Namun sebaliknya yang terjadi adalah internet lebih sering digunakan untuk menghujat atau menyebarkan kebencian dan kebohongan dari sebuah fakta untuk demi mendapatkan sebuah ketenaran akan munculnya Trending topic pada twitter atau ribuan jempol dan komentar pada sebuah status Facebook.

Berlandaskan kebebasan berpendapat pada sebuah negara demokrasi saat ini banyak pihak menjadikan media sosial sebagai ajang adu kelincahan dalam memberikan sebuah argumentasi tanpa memikirkan kebenaran dari apa yang disampaikan dengan katalain media sosial saat ini bukan lagi media untuk saling berbagi informasi kreatif dan inovatif melainkan sebagai alat propaganda dari berbagai pihak yang ingin membantah seseorang tanpa harus membuat sebuah bantahan.

Media sosial juga kini jadikan sebagai alat untuk membentuk opini dalam masyarakat untuk menjatuhkan karakter seseorang khususnya pejabat publik yang kerap mengambil kebijakan pada pemerintahan pusat maupun daerah, dan yang menjadikan lebih menakutkan lagi adalah seolah-olah mengajak masyarakat untuk melakukan pemberontakan. Hal ini terlihat dengan berbagai  hastag atau tagar yang setiap hari menjadi trending topic pada twitter.

Berharap dengan sebuah kicaun pada twitter untuk mengubah kebijakan dalam pemerintahan dan jika kicauan tersebut diabaikan maka akan dilakukan dengan cara berbeda dengan menghujat pemerintah. Media sosial bagi pengguna internet di Indonesia telah berubah sebagai alat propaganda kebijakan pemerintah dan menjatuhkan karakter seseorang.

  1. No comments yet.
  1. January 28, 2016 at 11:27 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: