Home > Komunitas > Gejolak pertumbuhan ekonomi bawah mulai terhambat

Gejolak pertumbuhan ekonomi bawah mulai terhambat

coworking space (sumber:romania-insider.com)

coworking space (sumber:romania-insider.com)

Cukup terkejut mendengar informasi dari teman, kalau ternyata di DKI Jakarta akan ada larangan pembukaan coworking space atau Virtual Office, namun setelah mencari details informasinya ternyata benar melalui surat edaran PTSP No 41 Tahun 2015 yang diterbitkan pada 2 november 2015 lalu. Ada apa dengan virtual office, sehingga akan dilarang di ibukota negara kita ini ? Dan apakah ada solusi dari pemerintah ?

Munculnya surat edaran ini tentunya secara tidak langsung akan membuat gejolak pertumbuhan ekonomi bawah mulai terhambat, tentunya saat ini akan banyak bisnis startup yang mulai was-was karena mau tidak mau mereka nantinya harus mencari atau menyewa tempat secara sendiri-sendirinya yang dimana akan membutuhkan penambahan modal usaha. Dan apabila larangan virtual office ini diberlakukan, maka sejatinya pemerintah telah menghentikan pertumbuhan ekonomi di negara ini.

Terlebih saat ini kita akan memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), tentunya kehadiran-kehadiran startup bisnis seharusnya lebih ditingkatkan lagi, lebih diberikan suntikan modal, bukan menghambatnya dengan akan memberlakukan larangan penggunaan virtual office.

Jika melihat latar belakang munculnya surat edaran ini sepertinya karena ada beberapa kelompok yang memanfaatkan virtual office untuk hal yang tidak sebenarnya, meminjam virtual office selama 2-3 bulan hanya untuk memuluskan pengurusan izin usaha, kemudian selanjut nya beroperasi dari alamat yang tidak jelas, atau memanfaatkan virtual office untuk menarik minat rekanannya setelah berjalan beberapa bulan, kemudian beroperasi dari alamat yang tidak jelas, sehingga mengecewakan rekanan yang bergabung, dan masih banyak hal lain lagi yang dapat dimanfaatkan dari virtual office ini untuk hal yang tidak sebenarnya, akan tetap apakah langkah yang diambil adalah harus menutup operasi virtual office? sehingga mengorbankan pihak-pihak lain, dan meminjam istilah orang dulu untuk membunuh semut tidak diperlukan sebuah meriam besar.

Dan seharusnya ini adalah menjadi tantangan yang harus di jawab para pemilik coworking space atau virtual office ,tidak hanya meminimalisir para kelompok yang menyalahgunakan manfaat virtual office tersebut tetapi memastikan bahwa tidak akan ada penyalahgunaan dari penggunaan virtual office tersebut, sehingga pengelola virtual office tidak seharus memikirkan keuntungan saja, tetapi juga memastikan bahwa bidang yang dikelolanya adalah berjalan sesuai dengan manfaat virtual office tersebut.

Dan sebagai saran untuk asosiasi yang berhubungan dengan usaha virtual office, saya harap tidak hanya melakukan protes saja namun memperbaiki tata kelola virtual office yang dimiliki, dengan memperbaiki hal-hal penyebab munculnya surat edaran PTSP No 41 Tahun 2015.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: