Home > Linux > Mounting Partisi Windows Pada Linux Fedora

Mounting Partisi Windows Pada Linux Fedora

Beralih sistem operasi dari windows dan menggunakan linux secara langsung, mungkin akan membuat kita kesusahan, jalan terakhirnya kita menjadikan pc atau laptop kita dengan dual OS atau 2 sistem operasi yaitu, windows dan linux. Dan yang sering menjadi menjadi pertanyaan bagi pemula linux adalah apakah data yang ada di windows nantinya dapat kita akses/buka saat menggunakan linux. Jawabannya adalah tentu bisa.

Untuk dapat menggunakan data yang ada pada partisi windows saat menggunakan linux, kita pertama sekali perlu mengenalkan partisi windows tersebut pada linux, yang istalahnya disebut dengan nama mounting.

Untuk melakukan mounting partisi windows pada linux, berikut adalah cara-caranya :

yang pertama, buka konsol kesayangan anda atau terminal editor, kemudian loginlah sebagai root :

[sule@sulaiman] # su -l

password :

Langkah yang kedua usai, login sebagai root yang artinya kita telah memiliki akses penuh terhadap sistem, ketikkanlah perintah berikut :

[root@……~] # fdisk -l , yang fungsinya untuk melihat partisi-partisi yang ada pada harddisk kita, nanti akan terlihat bahwa harddisk kita dikenal sebagai /dev/sda, jika memiliki 2 harddisk maka harddisk yang satunya adalah /dev/sdb.

Kemudian perhatikanlah, partisi untuk windows anda atau data anda yang ada di windows, apakah /dev/sda1, /dev/sda2 dan berikutnya, cara membedakannya disana akan terlihat ada type dari partisi NTFS atau Linux.

Kemudian, setelah memastikan partisi yang akan di mount, ketikkanlah perintah berikut :

[root@…….~] # blkid, yang fungsinya untuk melihat kode UUID dari partisi harddisk, setelah mendapat UUID nya, lanjutkanlah dengan mengetik perintih :

[root@…..~] # mount /partisiharddisk     /mountingpoint

Contoh : [root@……~] # mount /dev/sda1/ /mnt, yang artinya kita melakukan mounting /dev/sda1 ke folder /mnt, sehingga untuk mengakses /dev/sda1, dapat kita lakukan pada folder /mnt pada /root

Untuk memastikan, partisi tersebut untuk selalu tetap ada, silahkan edit file /etc/fstab.

Semoga bermanfaat, Good Luck

 

  1. andis
    March 28, 2011 at 8:09 pm

    terima kasih mas Sulaiman..Penjelasannya sampeyan berbobot sekali,..
    akhirnya saya mengtahui apa itu arti mounthing hheee…

    nti saya praktek lgsung,.. maklum mas baru kenalan sama linuk,, 🙂
    Wasalammuallaikum..

    Like

  2. May 5, 2011 at 10:48 am

    wieh…..
    bagus benar nie. tutor..
    thanks mas sulai..
    lanjut terus yeah….

    Like

  3. ferry
    May 6, 2011 at 4:26 pm

    horas lae,,,
    di mana posisi uda rindu aq ama lae…no lae pun g aktif lagi,

    Like

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: